Cerita Di Balik Munculnya Nama Agus Yudhoyono Dari Poros Cikeas

By | January 26, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com — Nama Sylviana Murni selaku birokrat senior Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Tak ada yg menyangkal. Namun, tidak ada pula yg membenarkan ketika awak media bertanya ke Poros Cikeas terkait rencana pencalonan Agus.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Daniel Johan mengaku, nama Agus muncul ketika rapat pertama, Rabu (21/9/2016) malam.

“Iya, baru muncul kira-kira Rabu malam kemarin ketika meeting di Cikeas,” kata Daniel kepada Kompas.com dalam sambungan telepon, Jumat (23/9/2016).

Namun, bukanlah karakter Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yg merumuskan seluruh satu secara dadakan. Sebagai sosok ke-6 dalam jajaran presiden Republik Indonesia, SBY dikenal penuh kehati-hatian.

Dalam bukunya yg berjudul Dari Soekarno Sampai SBY, pakar komunikasi politik Tjipta Lesmana bahkan menggambarkan sosok SBY yg kadang lamban dalam mengambil keputusan karena sikap kehati-hatiannya.

Hal itu diamini oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9/2016). Menanggapi kemunculan nama Agus di Poros Cikeas, Qodari menilai SBY telah mempersiapkannya sejak lama.

(Baca: Ini Alasan Koalisi Cikeas Usung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni pada Pilkada DKI)

“Ya seperti ciri khasnya SBY, sampai titik koma pun telah diatur, dan sangat mungkin koalisi empat partai yg akhirnya memunculkan nama Agus Harimurti juga telah direncanakan sejak lama,” kata Qodari.

Benar saja, Wakil Sekretaris Jenderal PPP Arwani Thomafi pun membenarkan bila nama Agus sudah diperbincangkan sejak tiga pekan sebelum dikerjakan meeting di Cikeas, Rabu (21/9/2016).

Arwani menuturkan, sejatinya nama Agus dimunculkan oleh Partai Poros Cikeas.

“Tiga pekan sebelumnya, nama Mas Agus muncul dan dibicarakan pula oleh nama-nama lain, seperti Sylviana Murni karena kita kan mencari paket calon,” kata Arwani ketika dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (23/9/2016).

Saat ditanya apakah Agus diusulkan oleh SBY langsung, Arwani mengaku tak tahu. Ia mengaku mendengar munculnya nama Agus dari dua fungsionaris Partai Demokrat itu.

(Baca: Demokrat Bantah Pencalonan Agus Yudhoyono Berbau Politik Dinasti)

Arwani mengaku tidak mempermasalahkan kemunculan Agus Harumurti yg seolah telah direncanakan. Dengan melihat karakter SBY, ia mengaku dapat saja sang bapak sudah menyiapkan nama anak sulungnya sejak lama bagi menjadi DKI 1.

“Bagi kita itu memperlihatkan adanya keseriusan dalam mencalonkan Mas Agus seandainya memang telah sejak lama direncanakan sehingga pencalonan Mas Agus juga tak terkesan emosional,” tutur Arwani.

Ia pun menampik anggapan bila Demokrat mendominasi dalam mengusulkan Agus sebagai calon gubernur yg mulai diusung. Menurut Arwani, meeting semalam berlangsung produktif, masing-masing partai diberi kebebasan buat mengatakan pendapatnya.

Pada akhirnya, PPP, PKB, dan PAN bersepakat mengusung Agus sebagai calon gubernur. Namun, sejak awal mendengar nama Agus, Arwani mengaku, partainya tidak cuma melihat Agus sebagai sosok seorang anak presiden Republik Indonesia.

Bagi PPP, Agus dengan seluruh prestasinya di militer dipandang dapat mengemban tugas besar menata ibu kota Republik Indonesia, sebuah wilayah yg dipercaya menjadi barometer perpolitikan nasional.

Kompas TV Mengenal Agus Yudhoyono Cagub DKI

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/09/23/12290261/cerita.di.balik.munculnya.nama.agus.yudhoyono.dari.poros.cikeas

Leave a Reply