Politik Butuh Momentum, SBY Sediakan “Panggung” Pilkada DKI Untuk Agus Yudhoyono

By | January 25, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden ke-32 Amerika Serikat Franklin Delano Roosevelt pernah mengatakan, tidak ada kebetulan dalam politik.

Jika itu seolah-olah terjadi, maka dapat dipastikan telah direncanakan dengan suatu cara tertentu.

Demikian pula yg terjadi pada pencalonan Sylviana Murni.

Pasangan ini diusung empat partai politik, merupakan Partai Partai Amanat Nasional.

Meski diputuskan dalam waktu beberapa hari, pencalonan Agus dinilai tidak mendadak.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, pencalonan putra sulung SUsilo Bambang Yudhoyono itu pasti telah direncanakan dengan matang.

(Baca: Ini Alasan Koalisi Cikeas Usung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni)

SBY, kata Yunarto, bukan tipe orang yg melakukan satu dengan mendadak, tanpa perencanaan.

“Pak SBY itu orang yg penuh kehati-hatian dan seorang perencana,” kata Yunarto, ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (23/9/2016).

Menurut dia, apa yg dikerjakan SBY dengan mendorong Agus maju ke kancah politik adalah hal yg wajar.

Ia mengatakan, politik memang membutuhkan momentum.

Yunarto menilai, Pilkada DKI dimanfaatkan sebagai momentum untuk mereka yg hendak bertarung pada panggung politik yg lebih besar, merupakan Pemilu 2019.

Sudah direncanakan

Munculnya nama Agus terkesan tiba-tiba, ketika empat partai politik melakukan komunikasi intens bagi membahas calon yg mulai diusung.

Ternyata, penggodokan nama Agus telah dikerjakan sejak tiga pekan lalu.

(Baca: Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni)

Wakil Sekretaris Jenderal PPP Arwani Thomafi mengatakan, nama Agus dimunculkan oleh Partai Demokrat.

Saat ditanya apakah nama Agus diusulkan segera oleh SBY, Arwani mengaku tak tahu.

Namun, ia mendengar wacana pengusungan Agus dari sejumlah fungsionaris Demokrat.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

Eddy mengatakan, nama Agus telah disimulasikan dengan berbagai tokoh sejak tiga hingga empat pekan sebelum meeting di Cikeas.

Namun, karena Agus masih berstatus militer aktif, simulasi dikerjakan secara internal dan prosesnya tak diumumkan kepada publik.

“Jadi kita telah mempertimbangkan dengan matang saat mengusung Mas Agus,” ujar Eddy ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (23/9/2016).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, nama Agus sempat masuk lima besar dalam sebuah survei yg dikerjakan Indo Barometer.

Syarief menyebutkan, Agus bercokol di posisi kelima.

Dalam survei tersebut, posisi pertama ditempati oleh Agus Harimurti Yudhoyono.

“Itu survei yg dikerjakan beberapa bulan dahulu dan hasilnya ternyata positif. Mas Agus mampu masuk lima besar, padahal namanya belum pernah disebut mulai maju di Pilgub DKI Jakarta,” kata Syarief.

Syarief membantah Partai Demokrat sejak awal telah menyiapkan skenario sejak lama buat mengusung Agus sebagai calon gubernur.

Menurut dia, nama Agus justru muncul dari PPP, PKB, dan PAN yg menjadi mitra koalisi Demokrat.

Saat dikonfirmasi, Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari tidak mau berkomentar soal survei tersebut.

“Wah, kalau itu tanya segera saja ke Pak Syarief ya,” ucap Qodari saat dihubungi secara terpisah.

Kompas TV Agus Yudhoyono-Sylviana Siap Daftarkan Diri di Pilkada Jakarta 2017

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2016/09/23/20344631/politik.butuh.momentum.sby.sediakan.panggung.pilkada.dki.untuk.agus.yudhoyono.

Leave a Reply