Tren Baru Liburan Keluarga Bagi Turis China

By | January 11, 2017

KOMPAS.com – Bisa dibilang, mayoritas turis yg traveling ke berbagai belahan dunia kini berasal dari China. Bagi masyarakat China, keluarga adalah komponen utama dalam budaya termasuk vakansi. Imlek adalah momen terpenting bagi dihabiskan bersama keluarga, yg kini dikerjakan dengan traveling bersama.

“Keluarga adalah komponen utama budaya China, dan ketika ini banyak profesional muda mengatur perencanaan perjalanan dan pemesanan buat keluarga besar mereka,” ungkap Market Development Manager Wego North Asia, James Huang dalam rilis yg diterima KompasTravel, Selasa (10/1/2017).

Situs pencarian wisata yakni Wego melihat pertumbuhan jumlah wisatawan China, terutama segmen keluarga, semakin tinggi mendekati Tahun Baru Imlek.

“Ditambah lagi, cuti tahunan di China cuma berjumlah kurang lebih tujuh hari kerja. Jumlah yg sangat sedikit bagi menghabiskan waktu bersama keluarga. Liburan Tahun Baru Imlek adalah periode liburan terpanjang buat penduduk China,” jelas Huang.

BACA JUGA: Januari-November 2016, Lebih 1,3 Juta Turis China ke Indonesia

Huang melihat adanya tren di mana profesional muda menerbangkan orang tua dan keluarga ke tempat mereka bekerja atau ke sebuah destinasi liburan, tergantung di mana lokasi mereka.

“Di Wego, kita melihat jumlah anggota keluarga yg terbang bersama semakin meningkat. Tidak cuma Tahun Baru Imlek, banyak yg memanfaatkan libur panjang buat menghabiskan waktu bersama keluarga,” paparnya.

Diana Tri Turis China di Taman Budaya Tionghoa Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Para profesional muda ini, lanjut Huang, lebih memilih hotel yg ramah keluarga dan dekat dengan transportasi publik di kota-kota modern seperti Tokyo dan London.

Untuk destinasi di luar Asia, mereka mulai memilih hotel yg bisa menyediakan makanan dengan selera China seperti bubur, dan hot pot, karena anggota keluarga yg telah berusia lanjut kurang dapat beradaptasi dengan makanan Barat.

BACA JUGA:¬†Sertifikasi Halal Restoran, Keluhan Menpar, hingga Turis China…

“Sejumlah maskapai juga sudah merespons tren ini dengan membuka penerbangan segera dari kota-kota di China ke destinasi populer di Asia,” papar Huang.

Oleh karena itu, Huang melanjutkan, para pemain di dunia pariwisata perlu mendefinisikan ulang segmen keluarga pada wisatawan China.

Hotel mampu menyediakan menu lokal dan fasilitas transportasi ke jalan besar atau tempat wisata. Sedangkan maskapai mampu memfasilitasi para orang tua dengan memberi pilihan kelas Premium Economy dan Economy buat anggota keluarga yg lebih muda.

“Tren ini mulai selalu berlanjut, dan tak cuma terjadi ketika Tahun Baru Imlek tetapi juga sepanjang tahun. Terutama ketika musim liburan,” tutupnya.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2017/01/11/092800927/tren.baru.liburan.keluarga.bagi.turis.china

Leave a Reply